Balai Teknik Air Minum

Perkuat Budaya Mutu dan Integritas, BTAM Laksanakan Tinjauan Manajemen ISO 9001, ISO 37001, dan ISO 17025

Balai Teknik Air Minum (BTAM) kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu melalui pelaksanaan Tinjauan Manajemen atas penerapan ISO 9001, ISO 37001, dan ISO 17025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pengendalian sistem manajemen untuk memastikan seluruh kebijakan, proses, dan layanan yang dijalankan tetap efektif, terukur, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Tinjauan manajemen merupakan agenda strategis yang dilaksanakan secara berkala sebagai sarana bagi manajemen untuk mengevaluasi kinerja sistem manajemen secara menyeluruh. Melalui forum ini, berbagai aspek penting dibahas, mulai dari capaian sasaran mutu, hasil audit internal dan eksternal, efektivitas pengendalian risiko, tindak lanjut temuan, hingga peluang perbaikan yang dapat dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja organisasi.

Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap kualitas layanan publik, kepatuhan terhadap standar internasional menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. Bagi BTAM, kepatuhan tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga sebagai wujud integritas organisasi dalam menjalankan tugas dan fungsi secara akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.

Penerapan ISO 9001 menjadi landasan dalam memastikan sistem manajemen mutu berjalan secara konsisten dan mendukung perbaikan berkelanjutan pada setiap proses bisnis organisasi. Sementara itu, ISO 37001 memperkuat upaya pencegahan penyuapan melalui penerapan sistem manajemen anti-penyuapan yang mendorong terciptanya budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan bebas dari benturan kepentingan. Di sisi lain, penerapan ISO 17025 menjadi jaminan bahwa kegiatan pengujian dan kalibrasi laboratorium dilaksanakan oleh personel yang kompeten dengan metode yang valid serta memenuhi standar internasional yang berlaku.

Melalui pelaksanaan tinjauan manajemen ini, BTAM melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap efektivitas penerapan ketiga standar tersebut sekaligus memastikan bahwa setiap rekomendasi, masukan, dan temuan yang diperoleh dapat ditindaklanjuti secara sistematis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat sistem pengendalian internal, serta memastikan organisasi mampu beradaptasi terhadap tantangan dan kebutuhan yang terus berkembang.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen BTAM dalam membangun budaya mutu dan budaya kepatuhan yang kuat di seluruh lini organisasi. Dengan dukungan seluruh pegawai dan pemangku kepentingan, penerapan standar internasional tidak hanya menjadi instrumen pengelolaan organisasi, tetapi juga menjadi landasan dalam menghadirkan layanan yang profesional, terpercaya, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta sektor air minum di Indonesia.