Balai Teknik Air Minum (BTAM) selangkah lebih dekat dalam upaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen BTAM dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pelayanan kini memasuki tahapan akhir penilaian oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Tahap tersebut dilaksanakan melalui kegiatan verifikasi lapangan dan wawancara yang berlangsung di Kantor BTAM, Bekasi, pada Selasa (26/8).
Kegiatan verifikasi dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Dian Irawati, yang memberikan dukungan penuh terhadap proses penilaian dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen dan dukungan organisasi dalam mendorong keberhasilan BTAM meraih predikat WBBM.
Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan Kepala BTAM, Sugeng Paryanto, mengenai perjalanan pembangunan Zona Integritas di lingkungan BTAM sejak berhasil memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2020. Dalam paparannya, disampaikan berbagai upaya perbaikan berkelanjutan, penguatan tata kelola organisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang telah dilakukan sebagai bagian dari transformasi menuju WBBM.
Selanjutnya, tim kerja dari enam area perubahan Zona Integritas memaparkan berbagai inovasi, capaian, dan praktik baik yang telah diimplementasikan. Pada sesi ini, tim penilai juga melakukan pendalaman melalui diskusi dan tanya jawab untuk memastikan efektivitas penerapan program reformasi birokrasi di lingkungan BTAM.
Sebagai bagian dari proses verifikasi, Tim Penilai Nasional melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas dan layanan yang tersedia, serta melaksanakan wawancara mendalam terkait penerapan sistem, mekanisme, dan standar pelayanan publik. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menilai konsistensi implementasi pembangunan Zona Integritas serta kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.