Balai Teknik Air Minum

Komisioning IPA Sepaku Ibu Kota Nusantara

Balai Teknologi Air Minum melaksanakan kegiatan komisioning Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sepaku di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai bagian dari tahapan pengujian akhir sebelum sistem dioperasikan secara optimal untuk mendukung kebutuhan air minum di kawasan strategis nasional tersebut. Kegiatan komisioning ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh sistem pengolahan air, baik dari sisi proses, kapasitas, maupun peralatan pendukung, dapat berfungsi sesuai dengan standar teknis dan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan komisioning dilakukan melalui serangkaian pengujian menyeluruh terhadap sistem operasi dan proses pengolahan air. Kegiatan yang dilakukan meliputi uji kinerja operasi Instalasi Pengolahan Air (IPA), pengujian kualitas air baku dan air hasil olahan, serta pengujian terhadap kinerja peralatan mekanikal dan elektrikal yang mendukung operasional instalasi. Pengujian tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh unit pengolahan mampu bekerja secara terpadu, stabil, dan menghasilkan air minum yang memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan.

Dalam proses pengujian, tim teknis melakukan evaluasi terhadap setiap tahapan pengolahan air, mulai dari pengambilan air baku, proses koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, hingga desinfeksi. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan terhadap sistem perpompaan, panel kontrol, instrumen pengukuran, jaringan perpipaan, dan sistem kelistrikan guna memastikan keandalan operasional instalasi dalam mendukung pelayanan air minum secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil pengujian operasional yang telah dilakukan, IPA Sepaku dinyatakan mampu mengolah air baku menjadi air minum dengan performa yang sangat baik. Instalasi dengan kapasitas 300 liter per detik mampu beroperasi hingga mencapai 150% dari kapasitas rencana atau setara dengan 450 liter per detik. Sementara itu, instalasi dengan kapasitas 50 liter per detik mampu mencapai 110% dari kapasitas rencana atau sekitar 55 liter per detik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem pengolahan memiliki tingkat efisiensi dan keandalan yang tinggi dalam mendukung kebutuhan air minum di kawasan IKN.

Air hasil olahan dari IPA Sepaku kapasitas 300 liter per detik direncanakan untuk melayani kebutuhan air minum di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Kawasan tersebut mencakup area pemerintahan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, serta berbagai sarana dan prasarana penunjang lainnya yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan di IKN. Ketersediaan layanan air minum yang andal menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pembangunan dan operasional kawasan inti pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.

Sementara itu, hasil air olahan dari IPA kapasitas 50 liter per detik digunakan untuk melayani kebutuhan air minum di Rusun ASN III, Rusun BIN-Polri, serta masyarakat yang berada di sekitar kawasan IPA Sepaku. Penyediaan layanan air minum tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung kenyamanan hunian bagi aparatur sipil negara maupun masyarakat sekitar kawasan pembangunan IKN.

Pelaksanaan komisioning IPA Sepaku ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur air minum yang berkualitas, modern, dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara. Dengan tersedianya sistem pengolahan air yang andal, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dan kawasan pemerintahan dapat terpenuhi secara optimal, sekaligus mendukung terwujudnya konsep kota pintar dan berwawasan lingkungan di IKN.