Balai Teknik Air Minum (BTAM) kembali menegaskan perannya sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan aktif menularkan budaya positif Zona Integritas (ZI) kepada unit kerja lain di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen nyata BTAM dalam menjaga keberlanjutan implementasi reformasi birokrasi yang berfokus pada integritas, transparansi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui kegiatan diskusi dan berbagi praktik baik, BTAM menyampaikan pengalaman serta strategi implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2025 kepada Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Bali, Direktorat Jenderal Cipta Karya. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif untuk memperkuat pemahaman terkait pencegahan penyuapan, pengendalian risiko, serta penerapan sistem yang mampu mendukung terciptanya tata kelola organisasi yang akuntabel dan berintegritas tinggi.
Tidak hanya itu, BTAM juga melaksanakan internalisasi Penguatan Nilai Zona Integritas bersama Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Sekretariat Jenderal. Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai dasar integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Sebagai unit kerja yang telah meraih predikat WBBM, BTAM berperan aktif dalam berbagi pengalaman guna mendorong unit kerja lain dalam mengimplementasikan nilai-nilai Zona Integritas secara konsisten.
Kegiatan ini menegaskan bahwa Zona Integritas bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan merupakan budaya kerja yang harus terus dijaga, diterapkan, dan dikembangkan dalam setiap aspek pelaksanaan tugas. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, BTAM terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan.