Balai Teknik Air Minum (BTAM) terus mendorong terciptanya budaya kerja yang positif dan sadar risiko melalui kegiatan InGen bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Mengusung semangat “Penularan Budaya Positif”, kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya penerapan manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Pembelajaran dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, gamifikasi, dan workshop. Pendekatan tersebut membuat peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan praktik penerapan manajemen risiko.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengubah cara pandang terhadap manajemen risiko. Manajemen risiko tidak semestinya berhenti sebagai dokumen atau pemenuhan administrasi, tetapi perlu hadir dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan.
Kesadaran untuk mengenali potensi risiko, memahami dampaknya, serta menentukan langkah mitigasi yang tepat merupakan bagian penting dalam membangun proses kerja yang lebih efektif dan akuntabel.
Semangat penularan budaya positif diharapkan dapat terus berkembang di lingkungan kerja. Berawal dari kesadaran individu, kemudian menjadi kebiasaan bersama, hingga akhirnya tumbuh menjadi budaya organisasi yang mendukung peningkatan kualitas kinerja. Karena budaya positif akan semakin kuat ketika dipahami, diterapkan, dan ditularkan bersama.