Balai Teknik Air Minum

Tingkatkan Kualitas Layanan Air Bersih, BTAM KemenPU Gelar Bimtek Daring 4 Kelas Lengkap

Dalam upaya berkesinambungan untuk meningkatkan standar serta akuntabilitas pengelolaan air minum nasional, Balai Teknologi Air Minum (BTAM) Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) sukses melaksanakan Rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Periode Online yang berlangsung pada 20 hingga 24 Juli 2026. Program pelatihan virtual ini dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas para pengelola, praktisi, dan teknisi air minum dari berbagai daerah di Indonesia agar mampu menjawab tantangan operasional lapangan yang semakin kompleks.

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, Bimtek kali ini menghadirkan empat modul bidang pelatihan vital yang berjalan secara simultan. Pertama, kelas Pelayanan Pelanggan & Pemasaran (Kelas A & B) difokuskan pada strategi komunikasi publik, penanganan keluhan, serta pendekatan pemasaran jasa air minum yang modern dan responsif. Kedua, kelas Perencanaan Jaringan Perpipaan dengan EPANET membekali para tenaga teknis dengan keterampilan simulasi hidrolis dan pemodelan kualitas air pada sistem distribusi perpipaan. Ketiga, kelas Penyusunan Laporan Keuangan SAK Entitas Privat memberikan pemahaman mendalam terkait tata kelola administrasi dan transparansi keuangan lembaga pengelola air minum sesuai standar akuntansi yang berlaku.

Meski dilaksanakan secara daring melalui platform pertemuan virtual, antusiasme ratusan peserta dari berbagai wilayah penjuru Nusantara tetap tinggi selama lima hari pelaksanaan. Ruang-ruang diskusi digital berlangsung sangat interaktif, di mana para peserta tidak hanya mendengarkan paparan materi dari instruktur ahli BTAM, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan, membahas studi kasus, serta membagikan pengalaman nyata mengenai tantangan operasional di daerah masing-masing.

Penggunaan media pembelajaran jarak jauh ini terbukti efisien dalam merangkul lebih banyak peserta tanpa terkendala jarak dan efisiensi waktu. Keberhasilan penyelenggaraan Bimtek virtual ini semakin mempertegas komitmen BTAM KemenPU dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) air minum yang kompeten, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Peningkatan kapasitas SDM ini diharapkan dapat berimbas langsung pada optimalisasi cakupan layanan serta ketersediaan air bersih yang aman dan handal bagi seluruh masyarakat Indonesia