Balai Teknologi Air Minum (BTAM) menggelar koordinasi dan diskusi bersama Institut Teknologi Nasional (Itenas) dalam rangka mempersiapkan kerja sama kegiatan kerekayasaan di bidang air minum. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara pemerintah dan akademisi untuk mendukung pengembangan teknologi pengolahan air baku, khususnya yang berasal dari sumber air gambut.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas rencana kolaborasi yang akan difokuskan pada kajian kualitas air gambut serta pengembangan alternatif teknologi pengolahannya. Air gambut merupakan salah satu sumber air yang banyak dijumpai di berbagai wilayah Indonesia, namun memiliki karakteristik khusus yang memerlukan proses pengolahan yang tepat agar memenuhi standar kualitas air minum.
Melalui kerja sama ini, Itenas direncanakan akan berperan dalam pelaksanaan pengujian senyawa organik yang terkandung dalam air gambut, analisis data hasil pengujian, serta penyusunan identifikasi karakteristik dan kualitas air gambut. Selain itu, Itenas juga akan turut berkontribusi dalam merumuskan berbagai alternatif teknologi pengolahan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengolahan air gambut menjadi air minum yang layak konsumsi.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi teknis dan inovasi teknologi yang mendukung pengembangan sistem penyediaan air minum di Indonesia. Melalui kolaborasi antara BTAM dan Itenas, diharapkan tercipta solusi yang adaptif terhadap tantangan pengolahan air baku, sekaligus memperkuat peran penelitian dan kerekayasaan dalam mewujudkan layanan air minum yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.